Informasi

Sesuai dengan UU No. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan, bagi anak yang dilahirkan pada dan setelah 1 Agustus 2006 dari pasangan WNI atau salah satu orang tuanya adalah WNI maka dapat mengajukan kewarganegaraan ganda terbatas dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari Ayah Warga Negara Indonesia (WNI) dan Ibu Warga Negara Asing (WNA).
  2. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari Ayah Warga Negara Asing (WNA) dan Ibu Warga Negara Indonesia (WNI).
  3. Anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari Ibu Warga Negara Asing (WNA) yang diakui oleh Ayah Warga Negara Indonesia (WNI) dan pengakuan itu   dilakukan sebelum anak berusia 18 (delapan belas) tahun atau belum kawin.
  4. Anak yang lahir di luar wilayah Republik Indonesia dari Ayah dan Ibu Warga Negara Indonesia (WNI), yang karena ketentuan dari Negara tempat anak dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut.
  5. Anak Warga Negara Indonesia (WNI) yang lahir di luar perkawinan yang sah, belum berusia 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin, diakui secara sah oleh Ayah Warga Negara Asing (WNA).
  6. Anak Warga Negara Indonesia (WNI) yang belum berusia 5 (lima) tahun, diangkat secara sah sebagai anak oleh Warga Negara Asing (WNA) berdasarkan Penetapan Pengadilan.

Setelah 18 tahun dan/atau telah menikah, anak tersebut harus mulai memilih kewarganegaraannya dan diberikan kesempatan 3 tahun untuk menentukan pilihan.

Bagi anak-anak subyek kewarganegaraan ganda sebagaimana tersebut di atas dapat mengajukan permohonan paspor Indonesia atau Kartu Fasilitas Keimigrasian (Affidafit).

Syarat-syarat pembuatan paspor bagi anak subyek kewarganegaraan terbatas dapat dilihat di Pembuatan Paspor Anak/ Bayi.

Persyaratan

  1. Mengisi Formulir Permohonan Paspor yang ditandatangani kedua orang tua.
  2. Untuk anak subyek Kewarganegaraan Ganda Terbatas agar mengisi Formulir Aplikasi Dwi Kewarganegaraan yang ditandatangani kedua orang tua.
  3. Paspor/SPRI lama (jika pernah memiliki).
  4. Foto kopi Akta Kelahiran anak. Jika anak lahir di luar negeri harus menyertakan Surat Bukti Pencatatan Kelahiran yang dikeluarkan Perwakilan RI setempat.
  5. Foto kopi paspor kedua orang tua.
  6. Foto kopi Bukti ijin tinggal orang tua di Australia (visa yang masih berlaku atau Visa Entitlement Verification Online/VEVO, dapat dilihat di https://www.border.gov.au/Busi/Visa).
  7. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia.
  8. Bukti alamat tempat tinggal/domisili orang tua yang masih berlaku (pilih salah satu: SIM, Bank Statement, rekening listrik atau telepon).
  9. Foto kopi Akta Perkawinan orang tua.
  10. Dua lembar pas foto terbaru (minimal 3 bulan terakhir) ukuran paspor (4x6) berwarna, latar belakang putih, dan tidak menggunakan kacamata.
  11. Membayar biaya permohonan sebesar AU$ 40 (paspor 48 halaman) dan AU$ 7 (pengambilan data biometrik) . Pembayaran  dapat dilakukan dengan EFTPOS (kartu debit dan kartu kredit) atau Money Order yang ditujukan kepada “Indonesian Embassy”. Pembayaran secara tunai atau dengan cek tidak akan diterima.

Persyaratan

  1. Mengisi dan menandatangani Formulir Permohonan Paspor.
  2. Mengisi dan menandatangani Formulir Surat Pernyataan Kewarganegaraan Indonesia.
  3. Paspor/SPRI lama asli.
  4. Bukti ijin tinggal di Australia (visa yang masih berlaku atau Visa Entitlement Verification Online/VEVO,  dapat dilihat di https://www.border.gov.au/Busi/Visa).
  5. Bukti alamat tempat tinggal/domisili yang masih berlaku (pilih salah satu: SIM, Bank Statement, rekening listrik, telepon, koran).
  6. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia.
  7. Fotokopi Akta Kelahiran, Akte Pernikahan, Ijazah, atau Surat Baptis (pilih salah satu). Jika Akta Kelahiran dan Akta Perkawinan tidak dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia maka harus menyertakan Surat Kutipan Akta Kelahiran atau Surat Kutipan Akta Perkawinan yang dikeluarkan Perwakilan RI setempat.
  8. Membayar biaya permohonan sebesar AU$ 40 (paspor 48 halaman) dan AU$ 7 (pengambilan data biometrik) . Pembayaran  dapat dilakukan dengan EFTPOS (kartu debit dan kartu kredit) atau Money Order yang ditujukan kepada “Indonesian Embassy”. Pembayaran secara tunai atau dengan cek tidak akan diterima.

Persyaratan

  1. Mengisi dan menandatangani Formulir Permohonan Paspor.
  2. Mengisi dan menandatangani Formulir Surat Pernyataan Kewarganegaraan Indonesia.
  3. Foto kopi Paspor/SPRI lama.
  4. Surat keterangan kehilangan dari kepolisian setempat.
  5. Bukti ijin tinggal di Australia (visa yang masih berlaku atau Visa Entitlement Verification Online/VEVO,  dapat dilihat di https://www.border.gov.au/Busi/Visa).
  6. Bukti alamat tempat tinggal/domisili yang masih berlaku (pilih salah satu: SIM, Bank Statement, rekening listrik, telepon, koran).
  7. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia.
  8. Fotokopi Akta Kelahiran, Akte Pernikahan, Ijazah, atau Surat Baptis (pilih salah satu). Jika Akta Kelahiran dan Akta Perkawinan tidak dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia maka harus menyertakan Surat Kutipan Akta Kelahiran atau Surat Kutipan Akta Perkawinan yang dikeluarkan Perwakilan RI setempat.
  9. Membayar biaya permohonan sebesar AU$ 80 (paspor 48 halaman) dan AU$ 7 (pengambilan data biometrik) . Pembayaran  dapat dilakukan dengan EFTPOS (kartu debit dan kartu kredit) atau Money Order yang ditujukan kepada “Indonesian Embassy”. Pembayaran secara tunai atau dengan cek tidak akan diterima.

Page 1 of 2

Visa and Consular Service © 2016 Indonesian Embassy of the Republic of Indonesia